informasi

DPA dan PROGRAM
PROSES KLAIM
MANFAAT PENSIUN
Investasi



Q: Apa beda DPA 1 dan 2?

A: Dari segi keanggotaan: Peserta yang terdaftar di DPA sebelum dan hingga 20 April 1992 menjadi peserta DPA1 Sementara peserta yang terdaftar di DPA setelah tanggal 20 April 1992 menjadi peserta DPA2 Dari Segi Program, DPA1 menjalankan Program Pensiun Manfaat Pasti dan Program Pensiun Iuran Pasti untuk DPA2.

Q: Bagaimana DPA mengelola dana pensiun peserta?

A: Dana Pensiun Peserta selama ini diinvestasikan di beberapa bagian, saham, obligasi, sukuk, SUN, dll (untuk list lebih lengkap silahkan baca di www.dapenastra.com pada bagian "Berita Bulanan" ketika Anda telah log in), investasi ini dilakukan untuk mendapatkan pengembangan yang maksimal bagi peserta. Dalam melaksanakan investasi, DPA dibantu oleh beberapa fund manager yang sudah berpengalaman dan bank kustodian. Investasi yang dilakukan DPA juga diawasi dengan ketat oleh pemerintah dan dewan pengawas serta komite investasi.

Q: Apa itu Program Pensiun Manfaat Pasti dan Program Pensiun Iuran Pasti?

A: Program Pensiun Manfaat Pasti adalah program pensiun yang manfaatnya ditetapkan dalam peraturan Dana Pensiun atau program pensiun lain yang bukan merupakan Program Pensiun Iuran Pasti. Program Pensiun Iuran Pasti adalah program pensiun yang iurannya ditetapkan dalam peraturan Dana Pensiun dan seluruh iuran serta hasil pengembangannya dibukukan pada rekening masingmasing peserta sebagai manfaat pensi

Q: Apa itu anuitas?

A: Anuitas adalah Produk asuransi jiwa yang memberikan pembayaran secara berkala ke pada Peserta/pasangan dan atau Anak, untuk seumur hidup atau jangka waktu tertentu.

Q: Mengapa kita wajib beli anuitas?

A: Anuitas hanya diwajibkan dibeli jika Manfaat Pensiun yang diterima Peserta telah melebihi ketentuan Menteri Keuangan. Sesuai peraturan yang berlaku di Indonesia, dana pensiun dimaksudkan sebagai dana yang disimpan untuk memenuhi kebutuhan peserta setelah pensiun, maka dari itu diharapkan manfaat pensiun ini dapat tetap dinikmati secara berkala(bulanan). Dari sini lah muncul kewajiban untuk membeli anuitas.

Q: Apa beda DPA dengan BPJS?

A: Yang pertama, BPJS bersifat wajib sementara Dana Pensiun tidak wajib, sepenuhnya keputusan dari pemberi kerja. Astra sendiri mendirikan Dana Pensiun Astra karena kepeduliannya terhadap masa depan karyawannya. Jika dilihat dari manfaat, BPJS bertujuan untuk memberikan pesangon, yang notabenenya tidak kontinyu, namun Dana Pensiun dipersiapkan untuk menghadapi masa pensiun dimana nantinya peserta jika sudah tidak bekerja lagi, diharapkan tetap mendapatkan penghasilan setiap bulanannya.

Q: Apakah informasi saldo tidak dapat dibagikan secara cetak seperti dulu? Karena kami tidak memiliki akses internet.

A: Saat ini cek saldo bisa dilakukan via SMS, Telepon dan Cek Saldo Via ATM Bank Permata dan MobileApp DPA untuk Android dan BB.

Q: Bagaimana DPA mengelola dana pensiun peserta?

A: Dana Pensiun Peserta selama ini diinvestasikan di beberapa bagian, saham, obligasi, sukuk, SUN, dll (untuk list lebih lengkap silahkan baca di www.dapenastra.com pada bagian "Berita Bulanan" ketika Anda telah log in), investasi ini dilakukan untuk mendapatkan pengembangan yang maksimal bagi peserta. Dalam melaksanakan investasi, DPA dibantu oleh beberapa fund manager yang sudah berpengalaman dan bank kustodian. Investasi yang dilakukan DPA juga diawasi dengan ketat oleh pemerintah dan dewan pengawas serta komite investasi.

Q: Apakah investasi DPA pernah mengalami negatif?

A: Ya, hasil investasi memang tidak selalu positif. Berbeda dengan tabungan/deposito yang selalu positif. DPA mengambil kebijakan ini untuk memperoleh hasil pengembangan yang lebih baik dalam jangka panjang.

Q: Lalu mengapa investasi ini diteruskan jika hasilnya negatif?

A: Yang pertama, investasi tidak selalu negatif. Hasil negatif masih menjadi kasus langka dalam sejarah investasi DPA. Yang kedua, hasil investasi negatif tidak selalu sama dengan merugi. Dalam catatan investasi DPA, meskipun mengalami beberapa hasil negatif, namun secara jangka panjang hasil imbal balik yang didapatkan peserta masih melebihi hasil imbal balik deposito.

Q: Bagaimana Proses Klaim di DPA?

A: Proses klaim DPA dilakukan dengan 3 cara, 1. Isi dengan lengkap form klaim (dapat didownload di web DPA) 2. lengkapi dengan foto copy KTP dan dokumen pendukung lainnya 3. kirimkan ke Dana Pensiun Astra, melalui fax 021 6530 0330, pos (gdg Grha SERA lt 8 jl Mitra Sunter Blvd Blok C2 Kav 90 Sunter), email (cs@dapenastra.com) maupun upload di menu "klaim" web DPA.

Q: Bagaimana Cara Menghitung Manfaat Pensiun?

A: Untuk DPA1 Manfaat Pensiun dihitung berdasarkan rumus: Faktor X NS X PhDP dimana Faktor ditentukan oleh berapa lama peserta bekerja, NS ditentukan berdasarkan usia berapa peserta pensiun/keluar dari Astra Group. PhDP adalah rata-rata gaji pokok 24 bulan terakhir. tabel NS sbb: 40=0.25697; 41=0.28111; 42=0.30758; 43=0.33662; 44=0.36851; 45=0.40351; 46=0.44185; 47=0.48382; 48=0.52979; 49=0.58012; 50=0.63523; 51=0.69557; 52=0.76165; 53=0.83401; 54=0.91324; 55=1.00000