[Edu Cash by MauCash] Sudah Sehatkah Keuangan Anda? Cek di Sini!

08 Feb 2021

[Edu Cash by MauCash] Sudah Sehatkah Keuangan Anda? Cek di Sini!

Apa itu financial check-up?
Tidak jauh berbeda dengan kesehatan tubuh manusia, kesehatan keuangan juga wajib dijaga dengan baik. Untuk mengetahui apakah kondisi keuangan Anda sehat atau tidak, maka perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan keuangan, atau yang sering dikenal dengan financial check-up.

Menurut The Balance, financial check-up itu sendiri merupakan suatu kesempatan untuk melakukan tinjauan kembali terhadap kondisi keuangan Anda selama 12 bulan terakhir dan memastikan bahwa pengelolaan keuangan Anda masih berada di jalur yang tepat.

Layaknya melakukan check-up kesehatan, sebaiknya financial check-up juga perlu dilakukan secara rutin tanpa harus menunggu adanya permasalahan dahulu. Khususnya di tengah ketidakpastian akibat pandemi, menjaga kesehatan keuangan sangat penting untuk dilakukan, agar kelak Anda tidak kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.


Kapan waktu yang tepat untuk melakukan financial check-up?
Financial check-up sebaiknya dilakukan setiap 1 tahun sekali. Namun, alangkah lebih baik jika Anda juga melakukannya setelah peristiwa besar, seperti menikah atau melahirkan, yang umumnya membutuhkan biaya besar.

Apabila Anda belum pernah melakukan financial check-up, maka sebaiknya Anda melakukannya dari sekarang. Dengan memulai financial check-up secara rutin, pemasukan maupun pengeluaran Anda pun akan terkelola dengan lebih baik, serta tujuan-tujuan keuangan yang Anda impikan juga akan lebih terencana.


Cara melakukan financial check-up

Mengevaluasi kondisi kesehatan keuangan dapat membuat sebagian besar orang merasa terbebani bahkan mengalami stres. Bagi Anda yang baru pertama kali melakukannya, Anda tidak perlu terlalu khawatir karena mengelola keuangan tidak serumit yang dibayangkan. Dikutip dari The Balance, berikut beberapa cara dalam melakukan financial check-up:

1. Mengidentifikasi tujuan keuangan Anda
Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah dengan meninjau kembali tujuan-tujuan keuangan Anda. Apabila Anda sudah pernah membuat menentukannya di tahun sebelumnya, maka Anda perlu mengevaluasi perkembangan dari setiap tujuan keuangan Anda. Bagi Anda yang baru pertama kali, maka ini saat yang tepat untuk mulai menentukan tujuang-tujuan keuangan Anda, baik tujuan keuangan jangka pendek maupun jangka panjang.

Tetapkan tujuan keuangan dengan jelas dan uraikan apa saja yang harus Anda lakukan di setiap bulan hingga di setiap tahunnya agar tujuan Anda dapat tercapai di waktu yang Anda inginkan.

2.Mengevaluasi perubahan yang terjadi dalam hidup Anda
Setiap manusia akan mengalami fase kehidupan yang terus berubah. Perubahan yang terjadi tentunya akan mempengaruhi kondisi keuangan Anda ke depannya. Untuk menjaganya agar tetap sehat, sangat penting untuk mengevaluasi setiap perubahan yang terjadi.

Perubahan tersebut umumnya dipengarui oleh hal-hal seperti pergantian pekerjaan, pernikahan, perceraian, pembelian rumah, hingga perubahan gaya hidup. Dengan perubahan tersebut, Anda mungkin perlu menyesuaikan anggaran pengeluaran, tabungan, serta investasi yang Anda miliki.

3. Mempersiapkan ketidakpastian di masa depan
Kehidupan begitu dinamis dan sering kali berubah-ubah tanpa kita rencakan, sehingga sangat penting bagi Anda untuk mengantisipasi ketidakpastian yang akan datang di masa depan. Oleh karena itu, jangan lupa untuk selalu memperbarui tujuan keuangan secara rutin dan menyesuaikannya dengan kebutuhan di masa depan.

4. Mengevaluasi performa investasi Anda
Tinjau kembali investasi yang Anda buat setiap bulannya untuk memastikan bahwa performa investasi Anda sudah sesuai harapan. Apabila Anda mengalami kerugian, maka Anda dapat lebih dini mengatur serta mengelola investasi Anda kembali agar tetap berada di jalur yang tepat.

5. Mengevaluasi utang yang Anda miliki
Selain mengevaluasi investasi, meninjau kembali utang yang Anda miliki juga penting untuk dilakukan sebagai bagian dalam financial check-up. Kondisi keuangan yang sehat tentunya berbanding lurus dengan rasio utang yang sehat pula.

6. Meninjau rencana pensiun Anda
Pensiun merupakan hal yang pasti dialami oleh setiap orang. Apapun pekerjaan Anda, memiliki rencana pensiun adalah hal yang mutlak untuk dilakukan agar Anda tidak ketergantungan di hari tua nanti.

Adanya inflasi dan kondisi kesehatan manusia yang terus menurun seiring dengan bertambahnya umur juga menjadi alasan yang kuat untuk merencakan hari pensiun Anda sedini mungkin. Oleh karena itu, jangan sampai tahap ini terlewatkan dalam financial check-up rutin yang Anda lakukan.

Apa saja indikator kesehatan keuangan?
Setelah Anda mengetahui bagaimana cara melakukan financial check-up, masih terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam melakukannya. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Rasio Utang Sehat
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, mengevaluasi rasio utang Anda sangat penting dalam melakukan financial check-up. Pastikan rasio utang Anda sehat dalam menjaga kondisi keuangan Anda.

Rasio utang tentunya berbeda-beda bagi setiap orang berdasarkan status finansial masing-masing. Namun, menurut Detik Finance, rasio utang yang sehat sebaiknya tidak melebihi 30% dari pendapatan Anda. Sekecil apapun jumlah cicilan yang Anda miliki, apabila melebihi 30% dari pendapatan Anda maka rasio utang Anda termasuk tidak sehat. Segera atur kembali semua utang yang Anda miliki agar kondisi keuangan Anda tetap sehat.

2. Rasio Likuiditas (Dana Darurat)
Berdasarkan artikel dari Avrist, rasio ini digunakan untuk mengukur kesiapan keuangan Anda dalam menghadapi kondisi darurat yang membutuhkan dana tunai. Likuiditas mengindikasikan kemampuan sebuah aset yang dapat diubah dengan cepat dan mudah menjadi bentuk tunai. Untuk menghitungnya, Anda hanya perlu menjumlahkan total aset Anda berupa uang tunai dan aset setara kas dan membaginya dengan jumlah pengeluaran rutin tiap bulan.

Selain menghitung rasio likuiditas Anda, pastikan Anda telah memiliki dana darurat yang cukup. Apabila Anda belum memilikinya, maka Anda harus mengumpulkannya untuk memiliki kondisi keuangan yang sehat. Umumnya alokasi dana darurat yang ideal adalah 4-6x pengeluaran Anda setiap bulannya. Apabila Anda telah menikah maupun memiliki anak, maka Anda perlu mengalikan dana darurat tersebut sesuai dengan jumlah orang yang perlu Anda biayai di dalam rumah Anda.

3. Rasio Tabungan
Rasio tabungan yang baik menjadi penunjang dalam memiliki kondisi keuangan yang sehat. Idealnya Anda harus menabung minimal 10% dari pendapatan bulanan Anda. Semakin besar rasio tabungan Anda, maka semakin baik pula kondisi keuangan Anda.

Rasio tabungan 25% umumnya menjadi tolak ukur yang mengindikasikan bahwa kondisi keuangan Anda cukup sehat. Apabila rasio tabungan Anda belum ideal, maka Anda bisa memulainya dengan menyisihkan 10% pendapatan Anda terlebih dahulu di setiap bulannya.

Tips menjaga kesehatan keuangan
Dalam menjaga kesehatan keuangan, Anda perlu melakukan financial check-up secara konsisten. Selain melakukan langkah-langkah yang telah dijelaskan sebelumnya dan memastikan indikator kesehatan keuangan Anda dengan baik, sangat penting untuk terus memperbarui tujuan keuangan jangka pendek dan jangka panjang Anda karena kondisi keuangan yang sehat umumnya diiringi dengan tujuan keuangan yang selalu dievaluasi dengan rutin.

Pastikan juga dana darurat Anda selalu mengikuti situasi keuangan Anda. Apabila Anda sudah terbiasa secara rutin menjaga kondisi keuangan Anda, maka setiap rencana maupun impian Anda akan terkelola dengan baik dan dapat lebih mudah tercapai. Anda juga tidak perlu khawatir akan pendapatan yang terbuang sia-sia, karena semua pengeluaran tercatat dengan rinci.

 

Webinar DPA x MauCash
Pada selasa, 27 Oktober 2020 lalu Dana Pensiun Astra (DPA) beerkolaborasi dengan Maucash (PT. Astra Welab Digital Arta) mengadakan webinar dengan tema “Sudah Sehatkan Keuangan Anda?”. Webinar ini diselenggarakan secara virtual melalui aplikasi online meeting, sebagai kepatuhan DPA terhadap pelaksanaan protokol kesehatan COVID-19.

Lebih dari 100 peserta hadir dalam webinar mendengarkan materi yang dibawakan oleh Ibu Dra. Psi. Imelda R Tarigan MBA., CFP., QWP (Financial Planner) terkait cara melakukan cek kesehatan keuangan dan tips mengelola keungan untuk meraih rencana keuangan.

Di masa pandemi seperti ini, edukasi mengenai cara mengatur keuangan menjadi kunci agar kita tetap bisa mengelola keuangan dengan efektif agar kita bisa memenuhi kebutuhan dan juga meraih tujuan keuangan kita.

DPA selalu berusaha memberikan layanan terbaik kepada seluruh peserta agar dapat mempersiapkan aktivitas dengan lebih baik sehingga peserta percaya diri menghadapi masa pensiun. Informasi lebih lanjut terkat Dana Pensiun Astra dapat di akses di DPA Mobile atau bit.ly/DPAstra

Tentang Maucash
Maucash adalah produk pinjaman dana tunai online tanpa jaminan berbasis berbasis aplikasi dari PT. Astra Welab Digital Arta. Pengguna dapat dengan mudah mendapatkan pinjaman dana tunai melalui proses 100% online dengan dengan nyaman, kapanpun dan dimanapun. Maucash sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga Maucash menjadi fintech legal yang aman dan terpercaya. Keunggulan dari Maucash adalah proses pengajuan pinajaman yang mudah hanya membutuhkan KTP dan satu dokumen tambahan, pencairannya cepat, pilihan produk dan pembayaran yang fleksibel, dan merupakan platform yang terpercaya, karena didukung oleh Astra & WeLab. Aplikasi Maucash bisa ditemukan di Play Store untuk pengguna Smartphone Android. Download Maucash pada link atau kunjungi maucash.id. 

 

 

 

Kembali ke Berita Umum